Selasa, 19 Juni 2012

Memberi Makan Melalui Selang NGT


 Memberi Makan Melalui Selang NGT


a.       Definisi
Member makan pada klien sesuai diit melalui selang NGT
b.      Tujuan
1)      Untuk memperbaiki dan mempertahankan status nutrisi klien
2)      Untuk memberi obat
c.       Prinsip
1)      Makanan yang dapat diberikan adalah makanan cair, makanan yang diblender halus, dan formula khusus makanan enteral
2)      Residu lambung harus dicek sebelum memberika makanan. Residu >50 cc, tunda pemberian sampai 1 jam. Jika setelah 1 jam jumlah residu tetap, kolaborasi dengan dokter untuk program selanjutnya
3)      Hindari mendorong makanan untuk mencegah iritasi lambung. Kecepatan yang direkomendasikan adalah pemberian denga ketinggian sekitar 45 cm dari abdomen
4)      Perhatikan interaksi obat dengan makanan, terutama dengan susu jika ada pemberian obat per oral
d.      Persiapan
1)      Cairan makanan
2)      Syringe 20-50 cc
3)      Gelas ukur 60 ml
4)      Pompa makanan (jika ada)
5)      Tissue
6)      Bengkok
e.       Prosedur
1)      Mengecek program terapi medis
2)      Menjelakan tindakan yang akan dilakukan
3)      Mencuci tangan
4)      Menyiapkan alat disamping tempat tidur
5)      Menkaji adanya alergi makanan, bising usus, masalah-masalah yang berkaitan dengan pemberian makaan melalui NGT (muntah, diare, konstipasi, distensi abdomen )
6)      Menyiapkan makanan dan obat (jika ada) yang akan diberikan. Sessuai dengan tempat medis
7)      Mejaga privacy klien
8)      Membantu klien dalam posisi fowler di tempat tidur atau duduk di kursi. Ika posisi duduk merupakan kontra indikasi bagi klien, posisi miring kanan dengan kepala agak tinggi boleh dilakukan
9)      Mengecek penempatan/ketepatan NGT: menempatkan kateter tip dalam keadan tertutup pendorongnya di ujung selang NGT. Aspirasi isi lambung, kemudian cek pH
10)  Mengkaji residu lambung
11)  Member makanan via NGT:
a)      Bolus instramen feeding
(1)   Klem selang dengan cara menekuk ujung selangdengan menggunakan tangan yag tidak dominan, melepaskan kateter tip selang dengan tanjgan non dominan, kemudian lepaskan oendorongnya dari kateter tip
(2)   Memasukan kembali suntikan tanpa pendorongnya di ujung selang. Tangan yang tidak dominan tetap mengklem selang, meninggikan ujung selang sekitar 118 inci atau 45 cm dari abdomen klien
(3)   Masukan makanan/formula ke dalam suntikan sampai penuh, kemudian buka klem selang sehingga makanan masuk melalui selang secara perlahahn-lahan
(4)   Mengisi kembali kateter tip ketika makanan /formula dalam suntikan sebelumnya masih sedikit (jangan sampai kosong benar)
b)      Contineus drip method
(1)   Menghubungkan selang dengan pengatur kecepatan aliran (seperti selang infus) dengan botol makanan. Mengalirkan makanan/formula sampai ke ujung selang atau keluar sedikit. Atur klem , gantung botol makanan sekitar 12 inci atau 30 cm dari hidung
(2)   Menghubungkan selang dari botol NGT, kemudian membuka klem dan mengatur alirab
12)  Setelah makana/formula habis, bilas denga air putih 60 ml, sisakan air tetap berada di selang NGT. Lepaskan tip dari selang NGT, lalu mengklem/ menutup selag NGT
13)  Membantu klien mengatur posisi yang nyaman sesuai keinginan klien, setelah 30 menit pemberian makanan
14)  Merapikan dan membereskan alat
15)  Mencuci tangan
16)  Mengevaluasi respon klien
17)  Merencanakan tindakan lanjut
18)  Melakukan dokumentasi tindakan dan hasil
Nama : Naily Zulfatil J
Kelas : X keperawatan 2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar